Gedung Rehab Medik RSCM

Tentang ruangan ini

Ruang Alergi Imunologi di rumah sakit (biasanya berupa poliklinik atau pusat layanan khusus) adalah unit medis yang berfokus pada diagnosis, penanganan, dan pengelolaan gangguan sistem kekebalan tubuh (imun). Sistem imun manusia bertugas melindungi tubuh dari infeksi, namun adakalanya sistem ini bereaksi berlebihan atau justru melemah.
Dokter yang bertugas di ruangan ini adalah Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi Klinik (Sp.PD-KAI) untuk pasien dewasa, atau Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi (Sp.A(K)) untuk pasien anak-anak.
1. Kondisi Medis yang Ditangani
Secara garis besar, ruang ini menangani tiga kelompok gangguan sistem imun:
• Reaksi Imun Berlebihan (Alergi): Tubuh merespons zat asing yang sebenarnya tidak berbahaya (alergen) secara berlebihan. Contohnya meliputi asma, rinitis alergi, eksim/dermatitis atopi, urtikaria (biduran), alergi makanan, alergi obat, hingga syok anafilaksis yang mengancam nyawa.
• Penyakit Autoimun: Kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dan justru menyerang sel-sel sehat di tubuhnya sendiri. Contohnya adalah Systemic Lupus Erythematosus (SLE/Lupus) dan Rheumatoid Arthritis.
• Imunodefisiensi (Defisiensi Imun): Kondisi ketika sistem pertahanan tubuh terlalu lemah atau berkurang kemampuannya untuk melawan infeksi. Contohnya adalah pasien dengan HIV/AIDS atau kelainan imun bawaan.
2. Fasilitas dan Prosedur Medis Utama
Di dalam ruang alergi imunologi, terdapat berbagai peralatan medis modern untuk melakukan pemeriksaan diagnostik dan terapi khusus:
Kategori Nama Prosedur / Fasilitas Fungsi Utama
Diagnostik Alergi Tes Tusuk Kulit (Skin Prick Test) Mengetahui pemicu alergi (seperti debu, tungau, atau makanan) melalui permukaan kulit.
Tes Tempel (Patch Test) Mengidentifikasi alergi kontak kulit akibat bahan kimia atau kosmetik.
Tes Darah Spesifik (IgE Atopy) Mengukur kadar antibodi IgE dalam darah untuk mendeteksi berbagai alergen.
Tes Provokasi Obat/Makanan Menguji paparan zat tertentu di bawah pengawasan ketat medis untuk memastikan diagnosis.
Penyakit Paru Spirometri (Uji Faal Paru) Menilai fungsi kerja dan kapasitas paru-paru, sangat penting untuk pasien asma.
Terapi Khusus Imunoterapi Alergen Metode "melatih" sistem imun pasien secara bertahap agar lebih toleran terhadap pemicu alergi.
Terapi Biologis & Inhalasi Pemberian obat-obatan target mutakhir untuk asma berat atau kondisi autoimun parah.
Pencegahan Layanan Imunisasi Dewasa Menyediakan program vaksinasi komprehensif bagi orang dewasa untuk memperkuat antibodi.